Dalam pos

PorosBekasi.com – Selain punya cita rasa yang kuat dan autentik, kopi hitam tanpa tambahan gula maupun kalori ternyata menyimpan banyak manfaat kesehatan. Tak heran jika banyak orang memilihnya sebagai minuman andalan sehari-hari.

Selama ini, minum kopi sering dianggap kurang baik untuk tubuh. Anggapan itu tidak sepenuhnya salah, terutama jika kopi yang diminum diberi tambahan gula, krim, atau pemanis lain yang tinggi kalori.

Lalu bagaimana dengan kopi hitam tanpa gula? Justru minuman ini bisa menjadi pilihan sehat bagi para penikmat kopi yang sulit lepas dari kebiasaannya.

Pada dasarnya, minum kopi setiap hari bukan masalah, asalkan tidak berlebihan dan tidak ditambah bahan lain yang tinggi kalori.

Para ahli kesehatan juga menetapkan batas konsumsi aman bagi orang dewasa, yakni maksimal empat cangkir per hari atau sekitar 400 miligram kafein. Jika aturan ini dipatuhi, ada banyak manfaat yang bisa dirasakan tubuh.

Ilmu kesehatan juga menyepakati batas harian asupan kopi pada orang dewasa sebanyak empat cangkir per hari atau setara dengan 400 miligram (mg) kafein. Kalau aturan ini dipatuhi, inilah yang akan terjadi pada tubuh Anda, dilansir CNN:

1. Tubuh lebih berenergi

Kandungan kafein dalam kopi hitam berfungsi sebagai stimulan alami yang membuat Anda merasa lebih segar dan semangat.

Mengutip dari Eating Well, senyawa ini merangsang sistem saraf pusat sehingga membantu orang lebih bersemangat. Oleh karenanya, minum kopi hitam di pagi hari bisa menjadi ‘booster’ energi yang efektif.

2. Risiko diabetes tipe 2 turun

Penelitian menunjukkan, konsumsi 3-4 cangkir kopi per hari dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2 hingga 25 persen. Mengutip dari Very Well Fit, Manfaat ini tidak hanya didapat dari kopi berkafein, tetapi juga kopi tanpa kafein.

Kandungan asam klorogenat pada kopi dipercaya berperan dalam menurunkan kadar glukosa darah, meski riset lebih lanjut pada manusia masih diperlukan.

3. Terlindung dari penyakit kardiovaskular

Kopi hitam mengandung senyawa fitokimia seperti asam klorogenat dan senyawa fenolik yang memiliki efek antioksidan, antiinflamasi, dan antitrombosis.

Secangkir kopi saja dapat membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Namun, bagi penderita tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, sebaiknya batasi konsumsi kafein.

4. Risiko alzheimer dan parkinson menurun

Kopi mengandung polifenol yakni, bioaktif yang mendukung kesehatan otak. Riset yang diterbitkan di International Journal of Molecular Sciences pada 2021 mengaitkan konsumsi kopi dengan penurunan risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson.

Kopi hitam tanpa gula bisa dibilang minuman yang bermanfaat untuk menjaga fungsi otak jangka panjang.

5. Mendukung fungsi tiroid

Konsumsi kafein dalam jumlah sedang juga dikaitkan dengan peningkatan fungsi tiroid, terutama pada orang dengan gangguan metabolisme. Hal ini ditemukan oleh sebuah studi yang diterbitkan di Nutrition Journal pada 2023.

Asupan kafein antara 9,97-264,97 mg per hari dikaitkan secara positif dengan kadar hormon perangsang tiroid yang sehat.

6. Melancarkan pencernaan

Kalau kamu sedang sembelit, kopi mungkin bisa jadi jawabannya. Soalnya, minum kopi bisa merangsang gerakan usus atau motilitas kolon.

Proses ini tentunya dapat membantu buang air besar jadi lebih lancar. Pencernaan yang sehat tentu berpengaruh positif pada kesehatan tubuh secara keseluruhan.

7. Menurunkan risiko beberapa jenis kanker

Kopi kaya akan antioksidan yang melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Sejumlah studi menemukan, konsumsi kopi dapat menurunkan risiko kanker payudara, kolorektal, dan hati.

Meski demikian, kopi juga mengandung sedikit zat akrilamida yang diduga bersifat karsinogenik. Jadi, konsumsi dalam batas asupan wajar tetap dianjurkan.

8. Mendukung kesehatan hati

Tak hanya mencegah kanker hati, kopi juga bisa menjaga kesehatan liver secara keseluruhan. Menurut The Economic Times, minum 3-4 cangkir kopi hitam per hari dapat menurunkan risiko penyakit hati, seperti perlemakan hati, sirosis, dan kanker hati.

Kopi membantu proses detoksifikasi dan menurunkan enzim hati yang berbahaya. Ini tentunya dapat menjaga fungsi hati tetap optimal.

Porosbekasicom
Editor