Dalam pos

PorosBekasi.com – Kelompok masyarakat Trinusa Bekasi Raya mendorong Kejaksaan Negeri Kota Bekasi agar lebih terbuka dalam menyampaikan perkembangan proses penyidikan yang kini ditangani oleh Seksi Pidana Khusus (Pidsus).

Seruan ini disampaikan menyusul pergantian pimpinan Kejari Kota Bekasi, dari Imran Yusuf kepada pejabat baru, Silviana Triana Hapsari.

“Kepada Kepala Kajari yang baru, kami minta mampu tegakkan hukum dengan profesional, jangan sampai masuk angin, terlebih dalam penanganan dugaan tindak pidana Korupsi yang menyeret nama Kepala Daerah,” ujar Ketua Trinusa Bekasi Raya, Maksum Alfarizi, Rabu, (6/8/2025).

Nada serupa juga disampaikan Ketua Titah Rakyat Bekasi, Ali Akbar. Ia mengingatkan agar Kajari yang kini menjabat tidak bersikap lunak terhadap Wali Kota Bekasi hanya karena berada dalam lingkup Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Jangan karena Forkopimda kemudian kepala Kajari merasa segan apalagi takut dalam upaya penanggulangan sejumlah kasus, khususnya dugaan Korupsi Pengadaan Alat-Alat Olahraga pada Dispora yang diduga kuat melibatkan Wali Kota Bekasi,” pungkas Ali.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Kota Bekasi menggelar acara lepas sambut Kajari yang berlangsung sederhana di kantor Kejari.

Tidak seperti biasanya yang digelar di Hotel Horison dengan berbagai rangkaian seremoni, kali ini acara hanya dihadiri beberapa pejabat Forkopimda. Tri Adhianto juga tidak hadir karena tengah menghadiri Rakornas PDI Perjuangan di Bali.

Porosbekasicom
Editor