PorosBekasi.com – Industri musik anak-anak tanah air kembali disegarkan dengan kemunculan grup vokal cilik Gen Zigma, yang resmi merilis single perdana bertajuk “Adikku Sayang” bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2025, pada 23 Juli lalu.
Single yang ditulis oleh Arfin Ali Hasan dan diarahkan secara vokal oleh Mytha Lestari ini diproduksi oleh Nusantaiment Kids bersama Transparan Musik, dua label yang kini aktif menggarap konten untuk pasar musik anak Indonesia.
Yang membuat proyek ini menarik, Gen Zigma digawangi oleh tiga kakak beradik yang seluruhnya masih anak-anak. Peluncuran lagu tersebut diumumkan dalam acara jumpa pers di BRO’s Studio, Jakarta Selatan, bersama sang ibu yang juga Co-Founder Nusantaiment Kids, Jehan Albert Fauzie, dan Syai Nick selaku Founder.
“Namaku Aput, dua tahun lalu aku pernah rilis single anak-anak judulnya ‘Apa Kabar’ bersama Tante Natasha, Tante Tasya, dan Tante Ria Enes saat peringatan Hari Anak Nasional 2023. Sekarang aku rilis single bersama kakak-kakakku,” tutur Muhammad Zhafran, atau Aput, kelahiran 31 Januari 2018, dikutip RM.id, Rabu 23 Juli 2025.
Sementara sang kakak, Dzakira Mika Alodie (lahir 6 Juni 2015), menyampaikan harapan agar kehadiran Gen Zigma melalui lagu ini bisa menjadikan mereka sebagai grup idola anak-anak Indonesia.
Hal senada juga disampaikan Raziq Raees (lahir 18 April 2013) yang berharap lagu “Adikku Sayang” bisa dikenal luas dan membawa mereka tampil di berbagai sekolah di seluruh Indonesia.
Lagu ini sendiri mengangkat tema kasih sayang antara kakak dan adik—pesan moral sederhana namun penting yang dibalut dalam lirik dan musik yang mudah dicerna oleh anak-anak.
Video klip “Adikku Sayang” sudah dapat disaksikan di kanal YouTube resmi Nusantaiment Kids sejak 23 Juli. Sementara untuk platform musik digital lainnya, single ini akan tersedia dalam waktu satu minggu setelahnya.
Gen Zigma menjadi grup vokal anak satu-satunya di Indonesia saat ini yang seluruh anggotanya memiliki hubungan darah. Nama mereka, singkatan dari “Generasi Zigma”, dimaknai sebagai simbol generasi baru anak-anak yang cerdas dan membanggakan.
“Semoga nantinya grup vokal cilik Gen Zigma mendapat pujian dari penggemar lagu anak, terutama anak-anak Indonesia. Target kita juga ingin Gen Zigma bisa populer di tanah air dan Go Internasional lewat all platform digital,” ujar Jehan Albert Fauzie yang juga dikenal sebagai pelaku industri konser musik nasional.
Sebelumnya, Aput pernah meraih AMI Awards 2024 lewat kolaborasi dalam lagu “Apa Kabar” untuk kategori Duo/Group/Kolaborasi Lagu Anak Terbaik.
Abe Albaits, CEO Transparan Musik yang menjadi produser di proyek ini, juga optimis bahwa Gen Zigma akan semakin produktif merilis lagu-lagu anak dan menargetkan peluncuran album dalam format vinyl pada 2026.







Tinggalkan Balasan